proposal

Cara Membuat Proposal

Definisi Proposal

Apakah proposal itu? Mungkin sebagian orang masih belum mengerti atau memahami apa itu proposal. Secara sederhana proposal merupakan bentuk pengajuan atau penawaran atas rencana yang akan kita lakukan pada masa mendatang. Sebagai bentuk pengajuan, proposal bernilai penting dan stategis karena merupakan awal yang menentukan keberhasilan suatu rencana selanjutnya.

Secara kebahasaan, kata “proposal” berasal dari kata dalam bahasa Inggris, “to propose” yang berarti “mengajukan” atau bisa juga diartikan menawarkan. Jadi, proposal adalah bentuk tertulis dari apa saja yang kita ajukan atau kita tawarkan kepada pihak/orang lain, ynag biasanya berbentuk ide/gagasan, rencana kegiatan/usaha, dna program. Untuk itu, tujuan pengajuan proposal adalah meyakinkan pihak yang dituju agar memberikan dukungan (dana), persetujuan, atau izin terhadap rencana program (usaha atau kegiatan) yang dibuat. Misalnya dalam proposal penelitian, kalian mengajukan rencana penelitian kepada pihak fakultas dengan tujuan mendapatkan persetujuan.

Macam-macam proposal

Ada beberapa macam atau jenis proposal yang umumnya digunakan oleh banyak orang atau pihak yang bisa diuraikan sebagai berikut:

  1. Proposal bisnis, seperti: pendirian usaha, sponsor, dan iklan
  2. Proposal proyek (pengajuan dana kepada lembaga donor)
  3. Proposal penelitian seperti, skripsi, tesis, disertasi
  4. Proposal kegiatan, seperti kegiatan seminar, OSIS, pelatihan maupun lomba.

Tidak semua orang bisa dengan mudah membuat proposal. Kebanyakan orang hanya mampu membuat konsep, rencana atau program, tanpa bisa menjabarkannya ked lam sebuah proposal. Diperlukan sejumlah keterampilan khusus agar bisa membuat proposal dengan baik, menarik, dengan memiliki sifat menjual. Artinya, proposal yang dibuat harus bisa memengaruhi orang, lembaga atau pihak yang dituju, agar mereka mau menerima dan menyetujui hal-hal yang dijelaskan di dalam proposal.

Tujuan proposal

Seperti penjelasan yang ditas, tujuan dari pengajuan proposal ialah meyakinkan pihak yang dituju agar memberikan dana, dukungan, persetujuan atau ijin terhadap rencan program, usaha, kegiatan, penelitian yang akan dilakukan. Dengan begitu proposal sangat berguna, terutama bagi seseorang maupun lembaga. Secara garis besar, tujuan proposal dapat sebagai berikut:

  1. Untuk melakukan penelitian yang berkaitan dengn agama, sosial, politik, ekonomi, budaya, dan sebagainya.
  2. Untuk mendirikan usaha kecil, menengah, atau besar.
  3. Untuk mengajukan tender dari lembaga-lembaga pemerintah atau swasta
  4. Untuk mengajukan kredit kepada bank
  5. Untuk mengadakan acara berupa seminar, diskusi, pelatihan, dan sebagainya

Cara Membuat Proposal

Sistematika membuat proposal terdiri dari

  • Pengumpulan data dan informasi
    Sebelum menyusun proposal, mempersiapkan bahan atau informasi untuk membantu dalam proses perumusan konsep kegiatan, usaha, penelitian yang akan dilakukan.
  • Penetapan rencana program
    Dalam pembuatan perencaan program, buatlah yang mengandung unsur SMART, yaitu:
  1. Specific (spesifik)
  2. Measurable (terukur)
  3. Achievable (bisa dicapai)
  4. Reasonable (punya alasan)
  5. Time limited (batas waktu)

Penggunaan bahasa

Adapun beberapa hal yang perlu ditekan kan dalam penggunaan bahasa ialah, sebagi berikut:

  1. Bahasa yang digunakan  harus sesuai dengan tata bahasa dan kaidah ejaan yang disempurnakan (EYD)
  2. Jangan menggunakan bahsa yang berbelit-belit akrena hanya menyulitkan pihak lain untuk memahami tujuan dari proposal yang diajukan.

Format proposal

Proposal yang dibentuk dalam format tampilan yang biasa saja kurang menggugah pembaca untuk melirik maupun membacanya, apalagi memperhatikan isi proposal. Untuk itu, usahakan membuat format proposal secara menarik yang eye-catching dengan desain yang kreatif sehingga siapapun yang melihatnya memiliki ketertarikan untuk membacanya.

Cara Membuat Proposal

Sistematika penyusunan proposal dari tiap – tiap jenis proposal meliputi sebagai berikut:

  • Menyusun proposal pengajuan dana
    Cover sheet
    Executive summary
    Deskripsi masalah
    Deskripsi proyek
    Budget
    Informasi organisasi
    kesimpulan
  • Menyusun proposal pendirian usaha
    Yang diperlukan
    Aspek perusahaan
    barang dan jasa
    pasar
    distribusi,
    keuangan
  • Menyusun proposal permohonan kredit
    Desain proposal
    Executive summary
    Isi proposal
    Rencana pendanaan (budget)
    Halaman akhir
  • Menyusun proposal penelitian
    Latar belakang masalah
    Identifikasi masalah
    Maksud dan tujuan penelitian
    Kegunaan penelitian
    Kerangka teori
    Tinjauan pustaka
    Metode penelitian
    Sistematika penulisan
    dan Daftar pustaka.
  • Menyusun proposal kegiatan
    Latar belakang
    Dasar pemikiran
    Nama dan tema kegiatan
    Landasan teori
    Bentuk kegiatan
    Sasaran
    Target
    Pelaksana
    Susunan panitia
    Rencana pelaksanaan, rencana anggaran, penutup
  • Menyusun proposal pengadaan barang dan jasa
    Latar belakang
    Profil organisasi
    Potensi program pengadaan barang dan jasa
    Program pengadaan barang dan jasa
    Pendanaan
    Penutup