6 Cara Menulis Judul Karya Tulis Ilmiah

Cara menulis judul karya tulis tentu berbeda dengan menulis judul artikel, cerpen, atau buku. Judul karya tulis tidak dapat secara sembarangan ditulis. Judul karya tulis ilmiah tidak dapat langsung ditulis di awal penulisan. Berbeda halnya dengan judul buku, cerpen, atau artikel populer lainnya, judul buku, cerpen, dan artikel populer  dapat dibuat di awal kemudian barulah menulis isinya sesuai judul yang dibahas.

Mengapa judul karya tulis tidak dapat ditulis di awal? Kita tentu harus memikirkan terlebih dahulu apa yang akan kita teliti dan juga kita perlu menemukan permasalahan terlebih dahulu untuk diteliti. Setelah itu, barulah kita dapat menentukan judul karya tulis ilmiah. Jika ditentukan terlebih dahulu padahal di lapangan tidak terjadi permasalahan yang sudah kita angkat pada judul, maka sia-sialah judul karya tulis yang kita buat.

Mari kita simak cara-cara dalam menulis judul karya tulis ilmiah:

  1. Observasi (Pengamatan)
    Sebuah penelitian salah satu tujuannya adalah untuk memberi solusi dari suatu permasalahan yang terjadi. Untuk menemukan masalahnya, kita perlu melakukan pengamatan awal terlebih dahulu terhadap fenomena yang terjadi, misalnya di bidang kesehatan. Kita dapat melakukan pengamatan ke sebuah klinik ataupun ke rumah sakit lalu mencatat setiap proses-proses yang terjadi.
  1. Menemukan permasalahan
    Di dalam observasi yang dilakukan, kita perlu memiliki kepekaan melihat masalah. Ketika kita dapat menemukan masalah, kita perlu mencatatnya. Karena bukan hal yang tidak mungkin, dalam suatu proses akan terjadi banyak masalah. Kumpulkan setiap permasalahan yang terjadi dan catat pula apa saja hal-hal yang mungkin menjadi faktor pengaruhnya.
  1. Menentukan topik
    Setelah menemukan beberapa permasalahan di lapangan, barulah kita menentukan topik apa yang akan dibahas sehingga memudahkan kita untuk fokus pada penelitian yang sedang kita kerjakan. Misalnya kita akan melakukan penelitian di bidang pendidikan, terdapat beberapa masalah yang sudah ditemukan misalkan metode mengajar guru yang kurang menarik sehingga membuat siswa bosan dan mengantuk di kelas atau ditemukan juga permasalahan banyak siswa yang kemampuan menganalisisnya rendah karena motivasi belajar yang rendah. Sudah seharusnya kita memilih topik yang sudah kita kuasai sehingga memudahkan kita membahas dan menganalisis isi karya tulis kita.
  1. Menentukan tujuan penulisan
    Setelah menentukan topik, tentukan tujuan penulisan. Tujuan penulisan ini sangat penting dirumuskan karena menggambarkan keinginan peneliti memperoleh jawaban atas permasalahan yang dibahas. Tujuan menjadi penentu arah dalam penulisan kita sehingga judul karya tulis yang kita pilih harus mewakili tujuan penelitian.
  1. Menentukan manfaat
    Setelah tujuan tercapai, pikirkanlah manfaat apa yang akan diperoleh oleh orang lain setelah tujuan kita tercapai. Pastikan penelitian dan tulisan kita bermanfaat untuk orang lain.
  1. Menulis judul
    Setelah semuanya ditentukan dan dipikirkan, maka mulailah menulis judul karya tulis.  Menulis judul karya tulis harus memerhatikan beberapa hal di bawah ini:
  • Langsung
    Judul karya ilmiah ditulis secara langsung pada pokok permasalahan dan tidak bertele-tele.
  • Diksi (Pilihan Kata)
    Penggunaan diksi yang dipilih berbeda dengan diksi tulisan populer lainnya. Diksi yang diperoleh merupakan diksi yang ilmiah namun tetap dapat dipahami pembaca.
  • Memerhatikan variabel penelitian
    Variabel merupakan sesuatu yang menjadi objek pengamatan penelitian. Variabel penelitian terdapat beberapa jenis, yaitu:
    a. Variabel bebas
    Variabel bebas adalah variabel yang memengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel terikat. Variabel bebas ini yang dapat dimanipulasikan untuk memperoleh akibat dari variabel bebas yang diberlakukan. Misalnya dalam penelitian pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, maka pengaruh cahaya menjadi variabel bebasnya sehingga dapat dilakukan penelitian terhadap tanaman yang diberikan cahaya dan tanaman yang tidak diberikan cahaya. Kita akan memperoleh akibat dari pemberlakuan variabel bebas ini.b. Variabel terikat
    Variabel terikat atau dependen adalah variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel bebas. Variabel terikat tidak dimanipulasi, melainkan diamati variasinya sebagai hasil yang dari variabel bebas. Sesuai contoh sebelumnya, yaitu penelitian pengaruh cahaya terhadap tinggi tanaman maka variabel terikat penelitian ini adalah tinggi tanaman.c. Variabel kontrol
    Variabel kontrol adalah variabel yang dikendalikan atau dibuat konstan sehingga pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat tidak dapat dipengaruhi oleh faktor luar yang tidak diteliti. Misalkan jenis tanaman yang dipilih untuk melakukan penelitian cahaya dipilih jenis tanaman yang sama, misalkan tanaman kacang hijau. Maka variabel control dari penelitian ini adalah jenis tanaman.

Setelah memerhatikan variabel penelitian, maka kita dapat menyertakan tiga variabel ini dalam penulisan judul karya tulis ilmiah.

 

Nah, setelah menyimak penjelasan di atas, sekarang saatnya kamu bisa mencoba membuat judul karya tulis ilmiah! Selamat belajar!