kelas online

Sistem Pendidikan New Normal

Pandemi COVID-19 telah merubah banyak hal dalam segala sektor. Wabah satu ini telah ‘merubah’ dunia dalam waktu singkat, tidak hanya di sektor kesehatan dan ekonomi, namun juga di sektor pendidikan.

Wabah COVID-19 (coronavirus disease 2019) yang berasal dari kawasan Wuhan, Tiongkok ini pertama kali dilaporkan pada 31 Desember 2019. Media cetak maupun digital memperlihatkan bagaimana ganasnya efek dari virus Corona ini kepada manusia, dimana satu-persatu warga tumbang karena terserang virus.

Indonesia telah menempati urutan ke-26 di dunia dalam kasus terjangkit dan tewas akibat COVID-19. Terlihat hanya angka, namun peringkat itu menunjukkan betapa banyaknya masyarakat yang terjangkit dan meninggal sepanjang wabah COVID-19, ditambah dengan keluarga yang terdampak.

Tingginya kasus membuat pemerintah membuat beberapa kebijakan publik, seperti physical distancing dan PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar, dimana kegiatan masyarakat dibatasi hanya di rumah saja, Work from Home hingga sekolah online.

Kemajuan teknologi saat ini sangat membantu berbagai kegiatan masyarakat selama pandemi, dimana dengan koneksi internet, masyarakat dapat menimba ilmu dan menyelesaikan pekerjaan tanpa perlu tatap muka.

Metode Belajar Kelas Online

Terlepas dari pandemi, metode belajar jarak jauh atau kelas online dinilai sebagai inovasi pendidikan di abad ke-21 ini. Memanfaatkan kemajuan teknologi komunikasi dan informasi, metode kelas online dinilai mempunyai daya jangkau lintas ruang, waktu dan sosioekonomi.

Metode belajar jarak jauh mempunyai prinsip yang mencakup beberapa aspek, diantaranya:

  • Kualitas, berkaitan dengan proses belajar-mengajar interaktif yang berbasis teknologi komunikasi dan informasi.
  • Akses, mencakup keinginan untuk memperluas akses masyarakat pada pendidikan lewat penyelenggaraan pendidikan berbasis teknologi komunikasi dan informasi, ekonomis, sifatnya massal dan meminimalisir kendala jarak dan waktu.
  • Pemerataan pendidikan dengan merujuk pada asas keadilan dan persamaan hak untuk siapa saja agar dapat mendapatkan pendidikan tanpa dibatasi oleh berbagai kendala.

Karakteristik Metode Belajar Jarak Jauh (Kelas Online)

Disamping prinsip, metode belajar jarak jauh mempunyai beberapa karakteristik dasar, antara lain:

  1. Fleksibilitas selama proses pembelajaran, atau dengan kata lain, masing-masing peserta didik diberi keleluasaan mengatur waktu belajarnya sendiri menyesuaikan dengan ketersediaan waktu dan kesiapan.
  2. Pengajar dan peserta didik tidak berada dalam satu ruangan yang sama selama proses belajar-mengajar berlangsung.
  3. Menekankan pada konsep belajar mandiri, namun terdapat lembaga yang mengatur.
  4. Penyampaian materi pengajaran dan proses pembelajaran dilakukan dengan memanfaatkan media komunikasi dan informasi, seperti internet,
  5. Keterbatasan pertemuan tatap muka. Sistem tatap muka biasanya dilakukan secara periodik antara pengajar atau tutor dengan peserta didik.

Kelebihan dan Kekurangan dari Metode Belajar Jarak Jauh

Sebagai suatu bentuk sistem pendidikan terbaru di Indonesia, metode belajar jarak jauh atau kelas online memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan. Antara lain:

Kelebihan Kelas Online

  • Materi ajar dan interaksi dalam bentuk tulisan dikemas secara digital. Hal ini memungkinkan peserta didik untuk dapat membaca atau mempelajari kembali materi ajar secara berulang-ulang.
  • Proses belajar-mengajar dapat dilaksanakan tanpa dibatasi oleh keharusan pengajar dan peserta didik untuk berada di ruang dan waktu yang sama.
  • Pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi sebagai medium pembelajaran dinilai memiliki biaya yang lebih rendah, baik untuk penyelenggara pendidikan jarak jauh maupun untuk peserta didik.

Kekurangan Kelas Online

  • Keterbatasan teknologi komunikasi dan informasi yang tidak dapat menggantikan proses komunikasi dan interaksi secara menyeluruh dalam pendidikan konvensional.
  • Tidak semua pengajar dan pendidik memiliki akses teknologi informasi dan komunikasi yang layak untuk menyelenggarakan proses belajar-mengajar dengan baik dan benar.
  • Minimnya kontak langsung antara pengajar dan peserta didik dapat memperlambat proses terbangunnya relasi sosial serta nilai-nilai yang menjadi tujuan dasar pendidikan.
  • Rendahnya kontrol terhadap proses belajar-mengajar sebagai akibat dari metode belajar mandiri yang menjadi titik utama dari metode belajar jarak jauh atau kelas online.

Semoga penjelasan kali ini dapat menambah informasi dan wawasan para pembaca sekalian, ya!

One thought on “Sistem Pendidikan New Normal

Comments are closed.